JK-Win Akan Hapus Sistem “Outsourcing” dan Kerja Kontrak?

Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Janji kampanye mulai ditebarkan untuk meraih pemilih. Kali ini Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) memperoleh janji bahwa outsourcing dan sistem kerja kontrak akan dihapuskan. Semuanya akan terjadi jika pasangan Jusuf Kalla dan Wiranto terpilih dalam pemilu presiden mendatang dan SPSI menyatakan siap mendukung pasangan ini.

Ketua DPP SPSI Sjukur Sarto mengatakan, JK menjanjikan penghapusan sistem outsourcing dan kerja kontrak dengan sinkronisasi UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, UU No 3/1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja, dan UU No 40/2004 tentang Dewan Jaminan Sosial Nasional.

“Menurut Pak Jusuf Kalla, outsourcing dan kerja kontrak terjadi karena janji tingginya pesangon. Padahal, pekerja tidak pernah terima itu. Seolah-olah besar, tapi ternyata tidak ada,” tutur Sjukur dalam keterangan pers, Rabu (3/6), seusai bertemu JK di Posko Mangunsarkoro 1.

Untuk mendukung itu pula, ungkap Sjukur, JK menjanjikan perbaikan kesejahteraan buruh dengan merumuskan klasifikasi upah minimum para buruh. Upah minimum para buruh di perusahaan kecil, menengah, dan besar akan berbeda sehingga standar tidak lagi terletak pada UMR.

Menurut Sjukur, sistem outsourcing dan kerja kontrak sebenarnya merugikan perusahaan karena memperkerjakan karyawan merupakan sebuah investasi untuk jangka panjang. “Outsourcing itu diterapkan oleh perusahaan yang berpikir pendek,” tandas Sjukur.

KOMPAS.com Caroline Damanik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: